Oleh: bramazz | November 26, 2007

Pakai .id Tak Berarti Hemat Bandwidth


ilustrasi (inet)
Jakarta – Pemerintah beranggapan penggunaan domain .id perlu digalakkan karena bisa menghemat bandwidth internasional, yang ujung-ujungnya dapat menghemat devisa negara. Apa iya, dengan memakai domain .id, masalah pemborosan bandwidth akan terselesaikan?

Belum tentu, demikian pendapat yang disampaikan salah satu pembaca setia detikINET, Rahman Isnaini, melalui emailnya ke redaksi detikINET. Menurutnya, penggunaan domain .id belum tentu akan menyelesaikan masalah pemborosan bandwidth.

Sebagai contoh, Rahman mengatakan, coba akses situs http://www.yahoo.co.id dan http://www.google.co.id. Perhatikan pula IPv4-nya milik siapa. Lalu lakukan trace pada kedua situs tersebut. “Mengejutkan, anda akan di-route ke luar negeri oleh provider anda. Dan pasti ini memboroskan bandwidth,” tukasnya via email, Senin (26/11/2007).

Rahman menyangkal bahwa domain .com akan menyebabkan pemborosan bandwidth luar negeri. “Jika dikatakan ada request proses yang memakai bandwidth untuk resolving (Name to IP/DNS) ke DNS dimana domain .com ini di-park, iya. Tetapi lebar bandwidth yang dipakai sangat kecil yang tidak dapat dibandingkan dengan download image, software apalagi film yang memang makan bandwidth besar,” jelasnya lagi.

Salah satu solusinya, menurut Rahman, ketergantungan terhadap bandwidth luar negeri harus dikurangi sehingga Indonesia tidak terus menerus belanja bandwidth ke luar negeri. Caranya adalah dengan:

  • Menggairahkan konten lokal kearah yang lebih bervariasi, atraktif, penuh ide-ide dan interaktif serta mendukung IPv6.
  • Membuat mirror-mirror most visited sites, sehingga bandwidth hanya diperlukan saat update/prefetching saja.
  • Membuat proxy.
  • Melakukan restriksi terhadap situs porno dan judi.
  • Menggairahkan game lokal.
  • Memberikan appresiasi kepada para provider yang mau membantu proses ini.
  • Membangun infrastruktur jaringan yang handal di dalam negeri, karena terkadang akses antar wilayah di dalam negeri ada yang harus ke international terlebih dahulu.
  • Menggalakkan pembuatan software-software lokal yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: